Selamat datang di Samarinda Online

Di sini aku berbagi kisah hidupku yang unik dan menarik selama lebih dari 50 tahun, sejak aku lahir hingga tamat SMA di Samarinda, dan pengalaman hidupku tinggal dan bekerja di rantau orang (Balikpapan, Tarakan, Pulau Bunyu, Murung Pudak, Surabaya, Cirebon, Denpasar dan sekarang di BSD City). Semoga bermanfaat. Terima kasih sudah mengunjungi blog ini.


28 Desember 2013

Candi Prambanan


Pagi-pagi sekali aku sudah bangun, langsung mandi, dan tanpa sarapan di hotel aku langsung ke halte Trans Jogja yang tidak jauh dari hotel tempatku menginap. Dengan adanya Trans Jogja, wisatawan dapat mencapai Candi Prambanan dengan sangat mudah dan murah, cukup dengan Rp 3.000 sekali jalan! Untuk ke Candi Prambanan kita dapat naik Trans Jogja jalur 1A, yakni Terminal Prambanan - Stasiun Tugu - Malioboro - Kantor Pos Besar - Gembira Loka - Janti - Bandara Adi Sucipto - Terminal Prambanan. Untuk jalur-jalur lain kita bisa mencarinya dengan menggunakan aplikasi Android gratis Trans Jogja yang tersedia di Play Store.

Hari ini, 10 Oktober 2013, aku ke Candi Prambanan untuk kedua kali. Yang pertama pada tahun 1998. Jujur, aku lebih menyukai dan mengagumi Candi Prambanan daripada Candi Borobudur. Situs Candi Prambanan hadir bagai sebuah kota. Ketika kita berjalan di area Candi Prambanan, kita seperti berjalan diantara gedung-gedung pencakar langit di Jakarta. Luar biasa!

Kali ini aku dapat melihat hebatnya kerusakan Candi Prambanan akibat gempa bumi tujuh tahun lalu, yakni pada Sabtu, 27 Mei 2006 pukul 05.55 pagi dengan kekuatan 5.9 skala richter. Tak dapat kubayangan butuh berapa puluh tahun untuk membenahi kerusakan di situs ini. Dan, sebagai peringatan akan dahsyatnya gempa di Jogja yang meluluhlantakkan candi-candi di kompleks Candi Prambanan tersebut, dibuatlah sebuah monumen dari ratna kemuncak (mahkota) dari Candi Apit Utara yang jatuh akibat gempa.

Dari kejauhan Candi Prambanan juga terlihat indah sekali. Beberapa foto yang kumuat disini akan bercerita tentang keindahan dan kejayaan masa lalu Candi Prambanan.






Lihat Selengkapnya...

26 November 2013

Sony Bangkrut Cuma Mimpi


Pagi ini ketika membaca harian Non'stop, 26 November 2013 hal. 9, aku terkejut membaca satu artikel berjudul "Smartphone Xperia Z1 Belum Dapat Sertifikasi. Pihak Sony Mobile Terkejut Produknya Diuji Kekominfo". Terkejut, bukan karena aku punya Smartphone yg dimaksud, tapi aku jadi ingat mimpiku semalam!

Aku seakan ada di masa depan, membaca berita tentang kebangkrutan Sony. Ada ketidakpercayaan ketika aku membaca berita itu. Perusahaan yang kemarin begitu berjaya bangkrut! Bahkan aku melihat logonya! Dalam mimpi aku bahkan ingat produk handalnya Sony, yakni smartphone seri Xperia...

Aku tidak tahu apakah ini sebuah bunga tidur saja, atau sebuah mimpi yang akan menjadi kenyataan. Kadang mimpi membuat aku takut, apalagi dibarengi dengan kebetulan seperti itu, yang membuat aku teringat kembali mimpiku semalam. Mungkin ini penglihatan di masa depan tentang suatu kejadian besar. Mungkin juga tidak. Hanya Tuhan yang tahu.

Lihat Selengkapnya...

28 Oktober 2013

Mewujudkan Mimpi ke Taman Sari Yogyakarta


Aku berada di Yogyakarta dari 8 Oktober 2013 sampai dengan 11 Oktober 2013. Dengan menaiki pesawat Citilink sore dari Jakarta aku tiba di Yogyakarta sekitar pukul 17.20. Ini pengalamanku yang pertama mengunjungi Yogyakarta dengan pesawat. Jadi ini adalah pengalamanku yang pertama juga menginjak Bandara Adi Sucipto. Tujuanku yang utama adalah bertemu dengan Bapak Djunaedi Koswara, pemilik produk Bekatul Previt Fresh di Solo, yang kuageni. Tetapi aku sudah bertekad bahwa kunjunganku ke Jogja kali ini untuk mewujudkan mimpiku ke Taman Sari Yogyakarta.

Pada hari ketiga, yaitu 10 Oktober aku ke Taman Sari, setelah lebih dulu mengunjungi Candi Prambanan pagi-pagi sekali. Bagai memasuki mimpi ketika aku melangkah ke dalam lorong atau trowongan yang ada di bawah Keraton Yogyakarta, tepatnya di bawah Taman Sari Keraton Yogyakarta. Bagaimana tidak, sesungguhnya aku sudah mengunjungi tempat ini sebelum aku tahu tempat ini benar-benar ada! Perasaan merinding pun menyergapku ketika aku berada di dalam lorong, takjub! Seperti Déjà vu!

Aku baru tahu lorong di bawah Taman Sari ini benar-benar ada dari sebuah majalah fotografi, yaitu majalah Travel Fotografi volume 02, yang kubeli Mei 2012. Foto-foto yang terpampang di halaman-halaman majalah tersebut menunjukkan padaku bahwa tempat itu sungguh ada dan nyata. Lihat tulisanku 18 Juli 2012 dengan judul "Ternyata Tempat Itu Taman Sari Yogyakarta".

Aku masih bingung. Aku tidak tahu bagaimana aku bisa mimpi ke tempat ini sebelum aku sendiri pernah kesini, bahkan sebelum aku tahu tempat ini benar-benar ada. Satu-satunya penjelasan yang bisa kuterima adalah ini merupakan pengalaman roh pada masa lalu sebelum aku dilahirkan. Kisah tentang mimpiku ini bisa kamu baca di "Mimpi, Bintang dan Bencana" 13 Oktober 2008. Hei, lihat tanggal tulisan ini, hampir tepat lima tahun! Bulannya sama dengan bulan kunjunganku ke Taman Sari! Bahkan hanya beda tiga hari! Aku tidak merencanakan hal ini! Aku baru sadar ketika menulis artikel ini. Oh, Tuhan!

Aku dapat membayangkan tempat ini pasti begitu indah dulunya. Tempat ini sebagai tempat peristirahatan, pemandian dan sekaligus perlindungan bagi raja beserta keluarganya dari serangan Belanda.





Lihat Selengkapnya...

31 Desember 2012

Kilas Balik Hidupku 2012


Tinggal hitungan jam, menit, detik maka 2012 akan segera berlalu. Banyak kejadian yang kita lewati, suka, duka, harapan, kekecewaan, keberhasilan dan kegagalan. Sebagian merupakan pilihan kita, namun sebagian terjadi diluar kontrol kita, dan sebagian terjadi karena kehendak-Nya. Yang luar biasa, tahun ini hampir seluruh kehidupan kita penuh diwarnai berita tentang korupsi!

Januari, tepatnya tanggal 12 sore, papa meninggal di Samarinda. Kematian papa tidak membuat kami -anak-anaknya- shock, karena hari-hari terakhir papa terus menderita sesak napas yang berkepanjangan, dan sudah berulang kali dilarikan ke IRD. Ini pasti merupakan jalan terbaik dari Tuhan, papa tidak perlu menderita lebih lama lagi. Aku tidak sedih papa meninggal, tapi aku sedih karena pada akhir hidupnya papa masih membenciku. Kebencian yang tidak pernah aku mengerti. Aku terus terbayang gambar terakhir papa yang duduk di samping tempat tidur dengan pandangan yang tidak suka padaku/kedatanganku. Ya, akhir Desember 2011 aku pulang ke Samarinda sampai awal Januari 2012. Semoga papa damai dalam istirahatnya yang panjang.

Di bulan Juli (20-22) aku dan mantan teman-teman sekolah mengadakan reuni di Kampung Sampireun, Garut dan Lembang, Bandung. Ini moment yang paling kutunggu dan paling membahagiakan dalam hidupku. Aku dapat melepaskan ketegangan dan kejenuhan hidupku, walau hanya sementara. Ini tahun kedua kami kumpul bersama. Tahun pertama (2011) lalu kami mengadakannya di Bali. Semoga 2013 ini tidak ada halangan untuk melakukannya lagi. Kemana enaknya, ya?

Tahun ini merupakan tahun terakhir kita mengalami penanggalan terunik, yaitu 12 Desember 2012 atau disingkat 12-12-12. Kita pasti tidak ada kesempatan untuk mengalami yang berikutnya 12 Desember 2112, 2212... 3012, dan seterusnya. Tapi yang teristimewa bagiku, pada tanggal yang unik ini kami, aku dan adik-adik, merayakan ulang tahun mama tercinta yg ke-68 di Sidoarjo. Terima kasih Tuhan atas kesempatan ini.

Kiamat? Mungkin ini lelucon yang paling indah pada 2012, dan kita menjadi orang-orang yang paling bahagia karena telah berhasil melewatinya. Seandainya 21 Desember kemarin jadi kiamat, sesuai ramalan para novelis itu, maka kita adalah orang-orang yang paling diberkati karena boleh menyaksikan hari akhir dunia. Aku sebut mereka "novelis", karena memang suku Maya yang tersisa yang ada sekarang tidak beranggapan begitu. Kiamat itu hanya karangan para novelis, tentu saja!

Sekedar catatan, kemenangan Jokowi - Ahok menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, merupakan peristiwa yang luar biasa, yang mewarnai hiruk-pikuk kehidupan politik kita. Contoh besar pemimpin yang dipilih oleh rakyat. Semoga negeri ini menjadi lebih baik, dengan munculnya pemimpin-pemimpin baru yang jujur, berani, nasionalis dan benar-benar mau mengubah nasib rakyat!

Selamat Tahun Baru 2013.

Lihat Selengkapnya...

Disclaimer:

Kisahku Hidupku adalah kisah nyata kehidupanku. Anda dapat mengutip keseluruhan atau sebagian cerita dalam Kisahku Hidupku dengan menyebutkan sumbernya dari sini dan/atau membuat tautan (link) ke blog ini.

Foto-foto dalam blog ini keseluruhan merupakan hasil karyaku, kecuali jika dinyatakan lain. Anda dapat menggunakannya dengan menyebutkan sumbernya dari sini dan/atau membuat tautan (link) ke blog ini.

Karya-karya dalam Sebuah Pemenungan dan Humor Pilihan dianggap sebagai bahan yang dikonsumsi umum, diperoleh dari berbagai sumber seperti e-mail, milis, media cetak dan internet, sebagian besar sumbernya telah disebut. Beberapa diantaranya tidak, karena tidak diketahui sumber aslinya. Apabila Anda sebagai pemilik atau pengarang aslinya dan disertai bukti maka dengan senang hati aku akan membuat tautan (link), mencantumkan nama Anda atau menghapusnya.